Pengertian Macromedia Adobe Flash

          Macromedia flash adalah sebuah program software yang berfungsi untuk membuat animasi dua dimensi yang sangat handal dibandingkan dengan program lain. Kehandalannya ialah ukuran file hasil animasi yang kecil. macromedia flash tidak hanya digunakan untuk membuat animasi melainkan juga digunakan membuat menu interaktif, dan membuat presentasi software.

Animasi adalah proses penciptaan efek gerak atau efek perubahan bentuk yang terjadi selama beberapa waktu. Animasi bisa berupa gerak sebuah objek dari satu tempat ke tempat yang lain, perubahan warna, atau peruubahan bentuk (morphing) 

 Mengenal Macromedia Adobe Flash

Flash merupakan suatu program grafis  multimedia dan animasi yang dibuat oleh perusahan Macromedia untuk keperluan pembuatan aplikasi web interaktif mau pun animasi yang berkembang pada saat ini. Program ini banyak digunakan untuk membuat game, kartun, presentasi dan model pembelajaran interaktif. Terdapat beberapa versi dari macromedia flash yang berkembang saat ini meskipun saat ini tidak lagi milik macromedia melainkan Adobe Flash. Namun pada diktat ini akan dipelajari mengenai animasi yang dibuat oleh Macromedia Flash 8. Macromedia flash memberikan kemudahan untuk membuat gerakan-gerakan objek yang menyerupai video klip yang dapat dirangkai dengan suara.

Kelebihan Program Aplikasi Adobe Macromedia Flash

  • Animasi dan gambar konsisten serta fleksibel karena tetap terlihat bagus pada ukuran jendela dan resolusi layar berapapun pada layar pengguna.
  • Kualitas gambar terjaga, karena Flash menggunakan teknologi Vector Graphics yang mendeskripsikan gambar memakai garis dan kurva.
  • waktu loading lebih cepat dibandingkan dengan pengolah animasi lainnya, seperti animated  gifs dan java applet
  • Mampu membuat website yang interaktif
  • Mampu menganimasi grafis yang rumit dengan sangat cepat sehingga membuat animasi layar penuh bisa langsung disambungkan ke situs web
  • Secara otomatis mampu mengerjakan sejumlah Frame antara awal dan akhir sebuah urutan animasi, sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama untuk membuat berbagai animasi
  • Mudah digabung dengan program Macromedia yang lain, seperti Dreamweaver, Fireworks, dan Authorware, karena tampilan dan tool yang digunakan hampir sama
  • Dapat digaungkan dengan skrip sisi-server (server side scripting) seperti CGI, ASP, dan PHP untuk membuat aplikasi pangkalan data web
  • Lingkup pemanfaatan luas , dapat juga dipakai untuk membuat film pendek atau kartun, presentasi iklan atau web banner, animasi logo, kontrol navigasi, dan lain lain.

Animasi pada macromedia flash terbagi menjadi beberapa jenis, antara lain :
 aAnimasi frame by frame,  adalah animasi yang dibuat hanya dengan menggunakan berbagai frame dalam satu layer ataupun antar-layer. Lama tidaknya sebuah animasi dijalankan sangat bergantung dari jumlah frame.
b.  Animasi motion tween, merupakan bentuk animasi yang paling mendasar pada macromedia flash 8. Animasi ini digunakan untuk menggerakkan objek dari satu titik ke titik lain.
c.  Animasi shape tween, animasi perubahan bentuk. Dalam pembuatan animasi ini dibutuhkan blank keyframe yaitu sebuah frame kosong yang akan digunakan untuk menambahkan bentuk objek yang berbeda pada keyframe sebelumnya.

Area Kerja Flash 8

Area kerja flash terdiri atas lima komponen penting, yaitu : Menu, Toolbox, Timeline, Stage dan Panel

Berikut Tampilan dari Area kerja flash.


1. Menu

Menu Pada Macromedia Flash Pro 8 terdiri dari : File, Edit, View, Insert, Modify, Text, Commands, Control, Window dan Help. Anda dapat melihat submenu yang terdapat pada masing-masing menu dengan mengeklik satu kali pada menu yang ingin Anda pilih.    

2. Toolbox

Dalam toolbox terdapat komponen-komponen penting diantaranya: Tools, View, Colors dan Options. Toolbox memiliki peran untuk memanipulasi atau memodifikasi objek dalam stage. Berikut tampilan komponen-komponen dalam toolbox beserta fungsi atau kegunaannya :


a. Selection Tool, berfungsi untuk Memilih dan memindahkan objek
b. Subselection Tool, berfungsi untuk mengubah bentuk objek dengan edit points
c. Free Transform Tool, berfungsi untuk Mengubah atau memutar bentuk objek sesuai keinginan
d. Gradient Transform Tool, berfungsi untuk mengubah warna gradasi
e. Line Tool, berfungsi untuk membuat garis
f.   Lasso Tool, berfungsi untuk mengubah menyeleksi bagian objek yang akan diedit
g.  Pen Tool, berrfungsi untuk Membuat bentuk objek secara bebas berupa dengan titik-titik sebagai penghubung
h. Text Tool, berfungsi untuk membuat teks (kata atau kalimat)
i. Oval Tool, berfungsi untuk membuat objek elips atau lingkaran
j. Rectangle Tool, berfungsi untuk Membuat objek berbentuk segi empat atau segi banyak
k. Pencil Tool, berfungsi untuk menggambar objek secara bebas
l. Brush Tool, berfungsi untuk Menggambar objek secara bebas dengan ukuran ketebalan dan bentuk yang sudah disediakan
m. Ink Bottle Tool, berfungsi untuk memberi warna garis tepi (outline)
n. Paint Bucket Tool, berfungsi untuk memberi warna pada objek secara bebas
o. Eyedropper Tool, berfungsi untuk mengambil contoh warna
p. Eraser Tool, berfungsi untuk menhampus objek
q. Hand Tool, berfungsi untuk menggeser stage
r.  Zoom Tool, berfungsi untuk memperbesar atau memperkecil objek
s.  Stroke color, berfungsi untuk memberi warna pada garis tepi
t.  Fill Color, berfungsi untuk memberi warna pada objek
u. Swap Colors, berfungsi untuk memilih stroke color atau fill color secara bergantian
v. No Color, berfungsi untuk mengosongkan warna.
w. Default Colors, berfungsi untuk menentukan warna stkitar  baik untuk stroke atau fill.
x. Black & White,  digunakan untuk memberi warna objek dan warna border / garis dengan warna hitam putih.

3. Timeline

Timeline atau garis waktu merupakan komponen yang digunakan untuk mengatur atau mengontrol jalannya animasi. Timeline terdiri dari beberapa layer. Layer digunakan untuk menempatkan satu atau beberapa objek dalam stage agar dapat diolah dengan objek lain. Setiap layer terdiri dari frame-frame yang digunakan untuk mengatur kecepatan animasi. Semakin panjang frame dalam layer, maka semakin lama animasi akan berjalan.

 
Timeline terdiri atas LayerFrame dan Playhead. Fungsi timeline adalah sebagai tempat pengaturan timing atau waktu animasi dan penggabungan objek-objek dari masing-masing layer.  berikut penjelasannya ;
a. Layer
Layer (lapisan) merupakan hal yang sangat penting di flash. Layer digambarkan seperti tumpukan lembaran yang transparan. Layer yang paling atas akan menutupi objek layer yang dibawahnya. Kegunaannya antara lain :
  • Untuk pengaturan kerja, animasi dan elemen lainnya. Jadi, kita bisa memakai layer yang berbeda antara file suara, objek, action, label frame dan komentar frame.
  • Untuk memudahkan dalam menggambar atau mengedit suatu oobjek tanpa mempengaruhi objek yang berada di layer lain.
  • Agar bisa menemukan objek dengan cepat dan mudah ketika akan mengedit objek tersebut.
  • Dapat membuat banyak objek dengan animasi yang berbeda antara yang satu dengan lainnya.
    Beberapa macam mode layer terlihat pada gambar di bawah ini :
     
    1. Mode Aktif  ditandai dengan gambar pensil, mode ini menunjukkan bahwa layer sedang aktif dan siap untuk mengerjakan suatu objek pada layer tersebut.
    2. Mode Normal adalah mode yang bisa dilihat dan diedit ketika mode ini menjadi mode aktif.
    3. Mode Terkunci  ditkitai dengan gambar gembok kecil yang terkunci. Pada mode ini kita hanya bisa melihat objek pada layer tanpa bisa mengeditnya.
    4. Mode tersembunyi ditkitai dengan tkita X, pada mode ini kita tidak dapat melihat objek pada layer. Mode ini diperlukan untuk lebih leluasa mengedit objek pada layer lain.
    5. Mode Outline ditkitai dengan kotak tanpa warna, yang berarti tidak menampilkan objek secara keseluruhan, hanya garis luarnya saja yang terlihat.
    b. Frame
     
    1. Frame adalah kotak-kotak berurutan dalam timeline, di frame inilah nantinya akan menentukan animasi apa yang akan dibuat atau dari frame awal sampai ke frame yang diinginkan untuk membentuk suatu pergerakan animasi.
    2. Keyframe ditkitai dengan titik hitam pada frame, ini berarti bahwa ada objek pada frame tersebut.
    3. Blank Keyframe ditkitai dengan frame yang putih atau kosong. Ini berarti bahwa tidak ada objek.
    4. Action Frame ditkitai dengan huruf  ‘a’ di atas titik hitam, ini berarti bahwa ada action script padxa frame tersebut.
    5. Sound Frame ditkitai dengan gelombang suara pada frame, ini berarti bahwa ada suara yang dimasukan pada frame tersebut.
    6. Motion tween frame ditkitai dengan warna unggu dengan panah diantara dua frame.
    7. Shape tween frame ditkitai dengan warna hijau dengan panah diantara dua frame
    c. Playhead 
    ditandai dengan warna merah yang terletak di atas frame, playhead berfungsi untuk menjalankan animasi yang bisa langsung dilihat pada stage.

    4. Stage

    Stage disebut juga layar atau panggung. Stage digunakan untuk memainkan objek-objek yang akan diberi animasi. Dalam stage kita dapat membuat gambar, teks, memberi warna dan lain-lain.

    5. Panels

    Beberapa panel penting dalam Macromedia Flash Pro 8 diantaranya panel : 

    Properties & Filters & Parameters, Actions, Library, Color dan Align & Info & Transform.

    a. Panel Properties & Filters & Parameters 

    Panel ini terdapat di bawah stage. Untuk mengeluarkan atau menyembunyikan panel ini dapat digunakan shortcut Ctrl+F3. Panel jenis ini digunakan untuk untuk mengatur ukuran background, warna background, kecepatan animasi dan lain lain.

    berikut tampilannya ;
    b. Panel Actions
    Panel Actions digunakan untuk menuliskan script atau bahasa pemrograman flash (ActionScript). Anda dapat mengetikkan secara langsung pada layar Actions atau menggunakan bantuan yang disediakan oleh Macromedia Flash Pro 8. Untuk memunculkan atau menyembunyikan panel ini dapat digunakan shortcut F9.

    berikut tampilannya ;

    c. Panel Library
    Library merupakan panel yang digunakan untuk menyimpan objek-objek berupa graphic atau gambar, button atau tombol, movie dan suara baik yang dibuat langsung pada stage ataupun hasil proses impor dari luar stage. Untuk memunculkan atau menyembunyikan panel ini dapat digunakan shortcut Ctrl+L.

    berikut tampilannya ;
    d. Panel Color
    Panel Color merupakan panel yang digunakan untuk memilih warna yang digunakan dalam pembuatan objek-objek pada stage. Ada dua jenis subpanel, yaitu: Color Mixer dan Swatches. Shortcut untuk Color Mixer adalah Shift+F9 dan shortcut untuk Color Swatches adalah Ctrl+F9. 
    berikut tampilannya ;


















     

    e. Panel Align & Info & Transform
    Untuk menampilkan panel ini Anda dapat menekan Ctrl+K pada keyboard. Panel ini digunakan untuk mengatur posisi objek, ingin diletakkan pada tengah stage, sebelah kiri atau kanan dan lain-lain. Dengan panel ini Anda juga dapat memutar objek dengan Transform.

    berikut tampilannya ;